<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/var/www/html/repo.srsd/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="1956">
<titleInfo>
<title><![CDATA[GAMBARAN ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN LANSIA YANG MENGALAMI ANSIETAS DENGAN IMPLEMENTASI TERAPI MUSIK DI PANTI SOSIAL TRESNA WRDHA BUDI PERTIWI BANDUNG]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ditya Aryanti</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>H. Tantan Hadiansyah, S.Kep., Ners., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Asep Edyana, Drs., Bsc., S.Kp., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Winda Ratnawulan, S.Kep., Ners., M.Kep., Sp.Kep. J</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Cimahi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES RS DUSTIRA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2022]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Thesis]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[CD-ROM]]></form>
<extent><![CDATA[IX + 75 hlm.; 21 X 29 CM]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Kecemasan hadir dalam kehidupan manusia dalam berbagai jenis dan tingkatan, serta level perkembangan terutama pada masa lanjut usia (lansia). Salah satunya kecemasan menghadapi kematian dengan tanda gejala kebingungan, kegelisahan, kontak mata kurang. Kecemasan itu sendiri dapat mempengaruhi pola tidur dan pola kesehatan. Kecemasan dapat diatasi dengan terapi musik, terapi musik yang diberikan yaitu musik yang religuis. Penulisan dalam karya tulis ilmiah ini bertujuan untuk membahas asuhan keperawatan pada klien kecemasan dengan melakukan terapi musik yang berguna mengontrol ansietas dan menunjukan berkurangnya ansietas. Penelitian ini mungunakan metode studi kasus dengan deskritif yang bertujuan untuk mendeskrifsikan atau menggambarkan kecemasan pada lansia di panti werdha budi pertiwi bandung. Penulis melakukan perencanaan terapi musik selama 4 hari yang dilakukan 15 menit dalam 1x pertemuan dan mengunakan format HARS serta observasi pada klien dan pihak panti. Selain itu faktor pendekatan dengan BHSP serta konsentrasi yang baik dalam pelaksanaa terapi musik serta motivasi menjadi pemicu utama keberhasilan dalam terapi musik. Yang didapatkan hasil dari perencanaan dan tindakan yang dilakukan di panti sosial tresna werdha budi pertiwi bandung dengan pemberian terapi musik dibuktikan sebelum diberikan terapi musik klien dengan ansietas, klien tampak kebingungan, konsentrasi kurang, pola tidur cukup buruk sedangkan setelah dilakukan terapi musik kebingungan menurun, konsentrasi meningkat dan pola tidur menjadi baik. Berdasarkan hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa terapi musik menurunkan tanda dan gejala yang dialami pada klien Ansietas diharapkan terapi musik dapat digunakan sebagai terapi yang dapat diterapkan oleh warga, klien dirumah dan dipanti serta sebagai pembanding bagi peneliti lain untuk penerapan terapi musik selanjutnya.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[ANSIETAS]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[TERAPI MUSIK]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[616.89]]></classification><ministry><![CDATA[0]]></ministry><studentID><![CDATA[19.012]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[]]></identifier><departementID><![CDATA[KEPERAWATAN JIWA]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan STIKes RS Dustira Repositori Institusi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[616.89 DIT a]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[1956]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-12-12 08:33:48]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2022-12-12 08:33:48]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>