<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/var/www/html/repo.srsd/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2027">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENERAPAN LATIHAN BATUK EFEKTIF UNTUK PENGELUARAN SPUTUM PADA TN.K DENGAN TUBERKULOSIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PADASUKA TANGGAL 10, 14-17 MEI 2023]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nur Fajrin Fitriani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dadang Darmawan, SKM., M.Kes</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dini Fathania, S.Kep., Ners., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Tjutju Rumijati, S.Kep., M.Kep., Sp.Kom</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Cimahi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES RS DUSTIRA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Karya Tulis Ilmiah]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[0]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[CD-ROM]]></form>
<extent><![CDATA[I+ 96 hlm.; 21 X 29 CM]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Tuberkulosis (TBC) adalah salah satu penyakit infeksi menular yang menyerang bagian paru-paru yang disebabkan oleh bakteri mycrobacterium tuberculosis. Tuberkulosis ini masuk kedalam 10 penyakit tertinggi yang berada di Puskesmas Padasuka yang mengalami angka kenaikan hingga 46 kasus. Penderita tuberkulosis biasanya memiliki gejala batuk yang berkepanjangan sehingga dapat menyebabkan sesak napas karena adanya sputum yang sulit untuk dikeluarkan sehingga menyebabkan batuk efektif. Batuk efektif adalah suatu tindakan non farmakologi yang merupakan batuk dengan benar dimana pasien dapat menghemat energi untuk mengeluarkan sputum dengan maksimal yang dilakukan selama 3 hari sebanyak 2 kali sehari yaitu pagi dan sore dalam waktu 10-15 menit dan sebelum dilakukannya tindakan klien dianjurkan meminum air hangat untuk mengencerkan dahak. Dari karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengetahui gambaran penerapan batuk efektif pada penderita tuberkulosis. Jenis penelitian yang digunakan dalam studi kasus ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode pendekatan studi kasus. Hasil yang didapat setelah dilakukan tindakan latihan batuk efektif yaitu pasien dapat mengeluarkan sputum dengan maksimal pada hari kelima dan bunyi napas ronkhi sudah tidak terdengar. Dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan sebelum dilakukan batuk efektif dan setelah dilakukan batuk efektif dan latihan batuk efektif ini terbukti efektif untuk membantu mengeluarkan sputum dengan maksimal khususya pada penderita tuberkulosis. Penulis memberikan rekomendasi kepada keluarga dan bagi perawat puskesmas agar terus mengembangkan penerapan latihan batuk efektif untuk pengeluaran sputum khususnya pada penderita tuberkulosis. 

Kata Kunci : Latihan batuk efektif, Pengeluaran sputum, Tuberkulosis (TBC).</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[BATUK EFEKTIF]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[TUBERKULOSIS]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[SPUTUM]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[610.734]]></classification><ministry><![CDATA[0]]></ministry><studentID><![CDATA[20.029]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230630]]></identifier><departementID><![CDATA[KEPERAWATAN KOMUNITAS]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan STIKes RS Dustira Repositori Institusi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[610.734 NUR p]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2027]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-10-24 14:25:32]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-10-24 14:25:32]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>