<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/var/www/html/repo.srsd/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2164">
<titleInfo>
<title><![CDATA[PENERAPAN LATIHAN RENTANG GERAK DAN GENGGAM BOLA PADA PASIEN PASCA STROKE NON HEMORAGIK YANG MENGALAMI GANGGUAN MOBILITAS FISIK DI WILAYAH BINAAN PUSKESMAS PADASUKA TANGGAL 12 - 15 MEI 2023]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Ilham Dulfahmi</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Novi Malisa, M.Kep., Ners., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Abdul Aziz, S.Kep., Ners., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Abdul Azis, S.Kep.,Ners.,M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Ketua Penguji</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Imanuel Sri Mei W, S.Kep.,Ners.M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 2</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name">
<namePart>Novi Malisa, M.Kep., Ners., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Penguji 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Cimahi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES RS DUSTIRA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2023]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Karya Tulis Ilmiah]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[5]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Sekolah TInggi Ilmu Kesehatan (STIKes) RS Dustira]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[CD-ROM]]></form>
<extent><![CDATA[I+104 hlm.; 21 X 29 CM]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Stroke masih menjadi masalah yang besar dan serius, Prevalensi di indonesia menurut Riskesdas tahun 2018 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2013 yaitu dari 7,0 % menjadi 10,9 %. stroke adalah ensefalopati fungsional fokal dan global yang disebabkan oleh pendarahan atau obstruksi. Gejala serta tandanya yaitu kelemahan anggota gerak. Upaya dalam mengatasi hemiparesis dengan tindakan non farmakologi yaitu latihan rentang gerak dan genggam bola berfokus untuk melatih dan mempertahankan atau memperbaiki tingkat kemampuan menggerakkan persendian. Komplikasi yang dapat ditimbulkan jika tidak dilakukan latihan rentang gerak dan genggam bola yaitu kontraktur, tromboplebitis, dan dekubitus. Studi kasus ini disusun untuk menggambarkan asuhan keperawatan pasien pasca stroke non hemoragik melalui penerapan latihan rentang gerak dan genggam bola. Metode yang digunakan pada studi kasus ini yaitu deskriptif. Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa pasien mengeluh lemah dibagian tangan dan kaki kiri dengan nilai kekuatan ektremitas atas 2/5 dan ektremitas bawah 2/5 sehingga masalah keperawatan yang diangkat yaitu gangguan mobilitas fisik. Latihan rentang gerak dan genggam bola dilakukan pada pagi hari selama 4 hari selama 15-20 menit. Evaluasi yang dicapai pada kasus ini yaitu gangguan mobilitas fisik sedang yang awalnya cukup menurun dan target yang ingin dicapai cukup menurun dengan nilai kekuatan otot yang tangan dan kaki kiri yang awalnya 2 (cukup menurun) naik menjadi 3 (sedang). Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan latihan rentang gerak dan genggam bola dapat meningkatkan kekuatan otot dan otot genggam pada pasien pasca stroke non hemoragik dapat meningkatkan mobilitas fisik. Dengan demikian penulis memberikan saran bagi pasien agar dapat mengamplikasikan latihan rentang gerak dan genggam bola secara mandiri.

Kata Kunci : Gangguan Mobilitas Fisik, Latihan Rentang Gerak dan Genggam Bola, Stroke</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[PASCA STROKE NON HEMORAGIK]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[GENGGAM BOLA]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[RENTANG GERAK]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[MOBILITAS FISIK]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[617]]></classification><ministry><![CDATA[0]]></ministry><studentID><![CDATA[20.120]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20230616]]></identifier><departementID><![CDATA[KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan STIKes RS Dustira Repositori Institusi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[617 ILH p]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2164]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-20 15:35:52]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2023-11-22 08:35:03]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>