Skripsi
Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kasus Pneomothorax Dextra Dengan Intervensi Tens dan Chest Mobility Exercise di RS. Paru. DR.H.A. Rotinsulu
XML
Latar Belakang: Pneumothorax merupakan kondisi di mana terdapat udara bebas di rongga pleura, yang dapat menekan organ paru-paru, sehingga menghambat pengembangan paru secara maksima. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian intervensi, Transcutalneous Electrical Nerve Stimulation Chest Mobility Exercise pada kasus pneumothorax dextra Hasil: Hasil yang telah diperoleh setelah pelaksanaan fisioterapi selama 4 kali pertemuan menunjukkan adanya penurunan sesak nafas T1: 4 menjadin T4: 2 dan nyeri diam T1: 2 menjadi T4: 1 , nyeri tekan T1: 5,menjadi T4: 3 dan nyeri gerak T1: 6,menjadi T4: 2 Terjadi peningkatan ekspansi sangkar thorax yaitu di axilla pada terapi awal (T1) dari selisih 2 cm menjadi selisih 3 cm pada terapi akhir (T4), di costae IV pada terapi awal (T1) dari selisih 1 cm menjadi selisih 2 cm pada terapi akhir (T4), dan pada proc. Xypoideus pada terapi awal (T1) dari selisih 1 cm menjadi selisih 4 cm pada terapi akhir (T4), Kesimpulan: Setelah dilakukan terapi sebanyak 4 kali didapatkan hasil bahwa dengan Transcutalneous Electrical Nerve Stimulation dapat mengurangi nyeri, Chest Mobility Exercise dapat meningkatkan ekspansi sangkar thorax dan penurunan sesak nafas serta meningkatkan kemampuan aktivitas pasien pada kasus pneumothorax dextra
Kata Kunci: Pneumothorax Dextra Transcutalneous Electrical Nerve Stimulation Chest Mobility Exercise
Detail Information
Item Type |
Karya Tulis Ilmiah
|
---|---|
Penulis |
Jilva Syahrani Kharie - Personal Name
|
Student ID |
22.019
|
Dosen Pembimbing |
Lily Nabillah, S.Tr.Kes., M.K.M - - Dosen Pembimbing 1
Atik Handariati, S.Ftr., MK.M. - - Dosen Pembimbing 1 |
Penguji | |
Kode Prodi PDDIKTI |
54201
|
Edition |
Published
|
Departement |
D3 Fisioterapi
|
Contributor | |
Language |
Indonesia
|
Publisher | STIKES RS DUSTIRA : Cimahi., 2025 |
Edition |
Published
|
Subject(s) | |
No Panggil |
615.7 JIL p
|
Copyright |
Sekolah TInggi Ilmu Kesehatan (STIKes) RS Dustira
|
Doi |