Kombinasi Active Cycle Breathing Technique dan Batuk Efektif Pada Tuberkulosis Paru Dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Ruang Kenanga RS. Dustira 3-5 Juni 2025

Record Detail

Skripsi

Kombinasi Active Cycle Breathing Technique dan Batuk Efektif Pada Tuberkulosis Paru Dengan Bersihan Jalan Napas Tidak Efektif di Ruang Kenanga RS. Dustira 3-5 Juni 2025

XML

Latar belakang: Penyakit tuberkulosis paru (TBC) merupakan salah satu penyakit menular yang masih tinggi prevalensinya di Indonesia, dengan dampak signifikan terhadap kesehatan individu dan sistem kesehatan secara keseluruhan. Bersihan jalan napas yang tidak efektif sering terjadi pada pasien TBC, yang dapat memperburuk kondisi kesehatan mereka. Oleh karena itu, diperlukan intervensi keperawatan yang efektif, seperti kombinasi teknik Active Cycle Breathing Technique (ACBT) dan batuk efektif, untuk meningkatkan kebersihan jalan napas dan mempercepat proses pemulihan.. Tujuan: Untuk menggambarkan penerapan kombinasi Active Cycle Breathing Technique (ACBT) dan batuk efektif sebagai intervensi non-farmakologis dalam mengatasi masalah teRSebut. Metode: yang digunakan adalah studi deskriptif dengan pendekatan proses keperawatan meliputi pengkajian, diagnosis, intervensi, implementasi, dan evaluasi terhadap satu pasien dengan diagnosis medis tuberkulosis paru yang dirawat di Ruang Kenanga RS. Dustira Cimahi pada 3–5 Juni 2025. Intervensi ACBT dan batuk efektif dilakukan selama 15 dalam tiga hari. Subjek penelitian ini satu orang pasien dengan kriteria inklusi: diagnosis medis tuberculosis, batuk tidak efektif, dan bersedia menjadi subjek studi kasus dengan menandatangani informed consent. Hasil dan pembahasan: Hasil pengkajian menunjukan pasien mengeluh sesak, tidak mampu mengeluarkan sputum, terdapat bunyi napas ronkhi. Hasil menunjukkan adanya perbaikan kondisi pasien, ditandai dengan berkurangnya sesak napas, peningkatan saturasi oksigen hingga 99%, serta membaiknya frekuensi napas menjadi 20x/menit. Produksi sputum menurun, batuk menjadi lebih efektif, dan suara ronki berkurang. Terdapat kesesuaian antara teori dan hasil setelah pemberian implementasi kombinasi ACBT dan batuk efektif. Kesimpulan dan rekomendasi: dari studi ini adalah bahwa kombinasi ACBT dan batuk efektif efektif dalam meningkatkan bersihan jalan napas pada pasien tuberkulosis paru. Saran bagi pasien dan keluarga adalah untuk melanjutkan teknik ini secara mandiri di rumah guna mencegah kekambuhan gejala dan mendukung penyembuhan.

Kata Kunci: Active Cycle Breathing Technique (ACBT), Batuk efektif, Bersihan jalan napas tidak efektif, Tuberkulosis paru


Detail Information

Item Type
Karya Tulis Ilmiah
Penulis
Rohmat Agung Pratama - Personal Name
Student ID
144012022088
Dosen Pembimbing
Abdul Aziz, S.Kep., Ners., M.Kep - - Dosen Pembimbing 1
H. Edi Supriadi, S.Kep., Ners., M.Kep - - Dosen Pembimbing 2
Penguji
Kode Prodi PDDIKTI
Edition
Published
Departement
D3 Keperawatan
Contributor
Language
Indonesia
Publisher STIKES RS DUSTIRA : Cimahi.,
Edition
Published
Subject(s)
No Panggil
617 ROH p
Copyright
Sekolah TInggi Ilmu Kesehatan (STIKes) RS Dustira
Doi

File Attachment

LOADING LIST...



Information


RECORD DETAIL


Back To Previous  XML Detail