<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/var/www/html/repo.srsd/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2441">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penerapan Terapi Ballon Blowing Pada Pasien Asma Bronkhial yang Mengalami Pola Napas Tidak Efektif di Ruang E3 RSUD Cibabat Tanggal 08-10 Mei 2025]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Amelia Andani</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>H. Edi Supriadi, S.Kep., Ners., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dessi Kusmawati, S.Kep., Ners., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 2</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Cimahi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES RS DUSTIRA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Karya Tulis Ilmiah]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[5]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Sekolah TInggi Ilmu Kesehatan (STIKes) RS Dustira]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[I+93 hlm., 21 X 29 CM]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Asma bronkhial merupakan penyakit inflamasi kronik yang dapat menyebabkan gejala episodik berulang. Prevalensi asma bronkhial menurut WHO, terdapat sekitar 235 juta penderita asma bronkhial di seluruh dunia, dengan lebih dari 80% kematian akibat asma bronkhial terjadi di negara berkembang, termasuk Indonesia. Tanda dan gejala asma bronkhial umumnya sesak.  Upaya untuk mengatasinya dengan tindakan nonfarmakologis salah satunya yaitu ballon blowing. Ballon blowing merupakan relaksasi pernapasan dengan meniup balon dengan menghirup udara melalui hidung dan mengeluarkannya melalui mulut mencucu kedalam balon. Tujuan: menggambarkan penerapan terapi ballon blowing pada pasien asma bronkhial yang mengalami pola napas tidak efektif di ruang E3 RSUD Cibabat. Metode: Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif. Subjek studi kasus pada penelitian ini 1 orang pasien dengan kriteria inklusi, yaitu Ny. E terdiagnosis asma bronkhial, frekuensi pernapasan 28x/menit, fase ekspirasi memanjang disertai wheezing. Instrumen studi kasus yang telah digunakan yaitu Skala Borg, 3 buah balon, arloji, standar prosedur operasional, dan lembar observasi. Hasil dan pembahasan: Hasil pengkajian pasien mengalami dispnea, pola napas cepat dan dalam, penggunaan otot bantu napas, bunyi napas tambahan wheezing, respirasi 28x/menit. Fokus intervensi dengan memberikan terapi ballon blowing selama 3 hari dengan 1 kali pertemuan dalam sehari. Evaluasi penerapan ballon blowing selama 3 hari didapatkan dispnea menurun, penggunaan otot bantu napas menurun, dan frekuensi napas membaik menjadi 20x/menit. Kesimpulan dan rekomendasi: Penerapan ballon blowing dapat mengatasi pola napas tidak efektif pada pasien asma bronkhial. Peneliti merekomendasikan tindakan ini dapat dilakukan secara mandiri oleh pasien dengan rutin dilakukan setiap hari pada pagi hari. 

Kata Kunci: Asma bronkhial, ballon blowing, pola napas tidak efektif</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[POLA NAPAS TIDAK EFEKTIF]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[ASMA BRONKHIAL]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[TEKNIK BALLON BLOWING]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[617]]></classification><ministry><![CDATA[0]]></ministry><studentID><![CDATA[144012022054]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250514]]></identifier><departementID><![CDATA[D3 Keperawatan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan STIKes RS Dustira Repositori Institusi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[617 AME p]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2441]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-19 16:15:25]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-19 16:15:25]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>