<br />
<b>Notice</b>:  Undefined index: item_type_code in <b>/var/www/html/repo.srsd/lib/detail.inc.php</b> on line <b>462</b><br />
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="2459">
<titleInfo>
<title><![CDATA[Penerapan Teknik Senam Ergonomik Pada Pasien Hipertensi Stadium II yang Mengalami Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif di Ruang D3 Rumah Sakit Umum Daerah Cibabat Tanggal 14-16 Mei 2025]]></title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Nadhya Setyaningrum</namePart>
<role><roleTerm type="text">Pengarang</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>H. Edi Supriadi, S.Kep., Ners., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>Dessi Kusmawati, S.Kep., Ners., M.Kep</namePart>
<role><roleTerm type="text">Dosen Pembimbing 1</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes"><![CDATA[mixed material]]></typeOfResource>
<genre authority="marcgt"><![CDATA[bibliography]]></genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text"><![CDATA[Cimahi]]></placeTerm></place>
<publisher><![CDATA[STIKES RS DUSTIRA]]></publisher>
<dateIssued><![CDATA[2025]]></dateIssued>
<issuance><![CDATA[monographic]]></issuance>
<edition><![CDATA[Published]]></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code"><![CDATA[id]]></languageTerm>
<languageTerm type="text"><![CDATA[Indonesia]]></languageTerm>
</language>
<itemType>
<itemTypeTerm type="code"><![CDATA[]]></itemTypeTerm>
<itemTypeTerm type="text"><![CDATA[Karya Tulis Ilmiah]]></itemTypeTerm>
</itemType>
<copyright>
<copyrightTerm type="code"><![CDATA[5]]></copyrightTerm>
<copyrightTerm type="text"><![CDATA[Sekolah TInggi Ilmu Kesehatan (STIKes) RS Dustira]]></copyrightTerm>
</copyright>
<physicalDescription>
<form authority="gmd"><![CDATA[Skripsi]]></form>
<extent><![CDATA[I+77 hlm., 21 X 29 CM]]></extent>
</physicalDescription>
<note>Latar Belakang: Penyakit tidak menular merupakan jenis penyakit yang tidak dapat ditularkan dari orang lain melalui kontak secara langsung. Proses terjadinya penyakit ini diakibatkan oleh interaksi antara agen penyakit, manusia dan lingkungan yang bersifat akut hingga kronis. Dengan demikian penyakit ini khususnya gangguan kardiovaskuler, kanker, respirasi kronis, diabetes dan hipertensi. Penyakit hipertensi ini merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke dan tuberkulosis, jumlahnya mencapai 6,8% dari proporsi penyebab kematian pada semua umur di Indonesia. Tujuan: Menggambarkan penerapan teknik senam ergonomik pada pasien hipertensi stadium II yang mengalami risiko perfusi perifer tidak efektif di Ruang D3 Rumah Sakit Umum Daerah Umum Cibabat. Metode: Desain pada studi kasus ini yaitu menggunakan metode deskriptif. Subjek penelitian ini satu orang pasien dengan kriteria inklusi tekanan darah stadium II 165/100 mmHg, pasien yang mengalami pusing dan bersedia menjadi subjek penelitian dengan menandatangani informed consent. Instrumen yang digunakan dalam studi kasus ini yaitu stetoskop dan sphygmomanometer, SPO senam ergonomik dan lembar observasi. Hasil dan pembahasan: Hasil studi kasus ini menunjukkan bahwa pasien mengalami pusing, tekanan darah tinggi, akral teraba dingin, sehingga masalah yang diangkat adalah risiko perfusi tidak efektif. Dilakukan intervensi selama 3 hari berturut-turut dengan frekuensi 1 kali sehari, selama 15 menit. Evaluasi yang dicapai pada studi kasus ini bahwa penerapan senam ergonomik pada pasien hipertensi dapat mengatasi risiko perfusi perifer tidak efektif. Kesimpulan & Rekomendasi: Penerapan senam ergonomik dapat menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi stadium II. Penulis menyarankan setelah dilakukannya studi kasus ini diharapkan dapat menambah masukan serta pasien dapat menerapkan teknik senam ergonomik sebagai alternatif tindakan keperawatan mandiri untuk mengatasi hipertensi.

Kata Kunci : Hipertensi, Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif, Senam Ergonomik.</note>
<subject authority=""><topic><![CDATA[SENAM ERGONOMIK]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[PERFUSI PERIFER]]></topic></subject>
<subject authority=""><topic><![CDATA[HIPERTENSI]]></topic></subject>
<classification><![CDATA[617]]></classification><ministry><![CDATA[0]]></ministry><studentID><![CDATA[144012022131]]></studentID><identifier type="isbn"><![CDATA[20250620]]></identifier><departementID><![CDATA[D3 Keperawatan]]></departementID><urlCrossref><![CDATA[]]></urlCrossref><location>
<physicalLocation><![CDATA[Perpustakaan STIKes RS Dustira Repositori Institusi]]></physicalLocation>
<shelfLocator><![CDATA[617 NAD p]]></shelfLocator>
</location>
<recordInfo>
<recordIdentifier><![CDATA[2459]]></recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-20 11:12:39]]></recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf"><![CDATA[2025-08-20 11:12:39]]></recordChangeDate>
<recordOrigin><![CDATA[machine generated]]></recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>